7 Cara Mengatasi Suami Yang Egois Dan Mau Menang Sendiri

Berat sih, tapi cara ini patut dicoba untuk menghadapi suami kamu yang egois.


Kita tidak pernah tahu sifat asli pasangan setelah menikah dan menghadapi konflik bersamanya. Begitu pun dengan kamu dan suamimu. Saat pacaran, dia terlihat mesra, penuh kasih sayang, dan perhatian. Tetapi, setelah menikah, baru deh kamu tahu bahwa dia adalah orang yang egois.

Lantas apa yang harus kamu lakukan? Jangan buru-buru mengatakan ingin cerai karena sifatnya menyebalkan. Egois ityu salah satu sifat alami manusia, dimana banyak orang yang memilikinya. Agar kamu tak melulu baper dengan keegoisan suami. Coba 7 trik jitu ini. Biar hubungan kalian makin harmonis!

Sikap yang wajib dimiliki untuk menghadapi suami egois, harus punya kesabaran yang ekstra

Dulu mungkin dia tidak egois, tapi kenapa ya sekarang bisa jadi seperti itu? Sebagai istri, kamu dianjurkan untuk aktif dan peka untuk mengetahui masalah yang dihadapi suami. Bisa jadi dia egois karena masalah pekerjaan yang menumpuk dan merasa stress. Ketika dia terlalu sibuk dengan pekerjaannya itu membuatnya tidak memiliki kepekaan sosial terhadap orang-orang di sekitarnya.

Ketik kamu menghadapi masalah suami yang demikian, cari tahulah penyebabnya dan hadapi dengan kesabaran yang ekstra. Ketika kamu sabar, kamu akan menemukan penyebab dari sifat egois suami kamu dan menemukan solusinya. Sabar adalah kunci utama untuk menghadapi suami dengan sifat seperti ini.

Jangan sama-sama mau menang, terkadang sebagai istri perlu tahu kapan harus mengalah

Ketika dia keras kepala lalu kamu menghadapinya dengan keras kepala juga, dijamin masalah di dalam rumah tangga kamu tidak akan pernah selesai. Wajar sih, sebagai wanita kamu selalu ingin dimengerti oleh suami sendiri. Tetapi, untuk kasus suami yang egois, sebaiknya redam sedikit rasa manja dank eras kepala saat menghadapinya. Jika kamu dan dia sama-sama punya “kepala batu” bisa dipastikan kondisi rumah tangga tidak akan pernah damai dan hubungan pun bisa jadi renggang.

Mengalahlah sebagai istri. Tidak ada salahnya sesekali mengalah demi kebaikan di dalam rumah tangga. mengalah saat beradu argumen dan tidak saling menyalahkan saat mendapatkan masalah bisa jadi cara yang baik untuk menghadapi kelakuan suami kamu yang egois.

Berat sih, tapi cara ini patut dicoba untuk menghadapi suami kamu yang egois.

Cara agar menang menghadapinya adalah kamu harus perkaya diri dengan banyak pengetahuan dan pandai mempengaruhi

Ketika suami egois tidak mau membantu dalam urusan rumah tangga dan mengurus anak, hal yang perlu kamu lakukan adalah perbanyak pengetahuan bagaimana cara membujuknya. Kemudian lakukan pendekatan dengan cara memengaruhinya agar pada akhirnya dia mau terlibat dalam urusan rumah tangga.

Contohnya, berilah hal yang istimewa tiap kali dia mau membantu pekerjaan rumah tangga. jika dia mau menjaga anak saat akhir pekan, kamu akan menjanjikan masakan kesukaannya dengan rasa special.

Jika ada masalah dengannya jangan dipendam, agar kamu tidak stres permasalahan rumah tangga, bicaralah dengannya baik-baik

Kalau kamu sudah tidak kuat lagi menghadapi keegoisan suamimu sendirian, bicarakanlah baik-baik kepadanya tentang sifatnya itu. Sampaikanlah padanya bahwa kamu tidak suka dengan sifat egoisnya yang menyebalkan dan ingin dia berubah agar hubungan rumah tangga tetap harmonis.

Tetapi, bicaralah dengan halus dan lembut sehingga ia tidak mengira kamu membenci atau sedang menjudge perilakunya. Bahasa yang halus juga akan mudah membuatnya luluh dan mengerti disbanding dengan penyampaian menggunakan kata-kata kasar.

Siapa tau, kalau kamu berani mengajaknya berdiskusi, suami kamu bersedia untuk tidak egois dan lebih memeikirkan istrinya dengan lebih baik.

Terus berdoa agar suami bisa berubah sifat egoisnya dan jangan pernah menyerah menghadapinya agar hubungan rumah tangga tetap utuh

Saat saling mengikat janji suci di hadapan penghulu dan para saksi, kalian berjanji untuk saling setia sehidup semati dan bersedia mendapaingi pasangan baik dalam keadaan senang maupun susah. Jika kamu merasa ingin menyerah dan lelah menghadapi sifat suami kamu yang egois, ingatlah lagi janji suci yang dulu pernah kalian ucapkan. Jangan pernah menyerah menghadapi sifat suami kamu yang seperti itu meski rasanya berat.

Sambal bertahan, tetaplah berdoa kepada Tuhan agar selalu diberi kekuatan dan suami dibukakan pintu hatinya agar bisa berubah jadi yang lebih baik. Percayalah Tuhan selalu melindungi hubungan rumah tangga siapapun dan akan ada hasil yang manis dari setiap kesabaran yang ada.


Like it? Share with your friends!

0
Arya Wiguna

Emperor

“Orang boleh pandai setinggi langit, tapi selama ia tak menulis, ia akan hilang di dalam masyarakat dan dari sejarah.”

Comments

comments